Email: desakemirian07@gmail.com

To Infinity and Beyond #SmartVillage and Official  Website from the Another Blog

Desa Berbasis Teknologi? Kenapa Tidak??


Di zaman yang serba penuh dengan kecanggihan dewasa ini, sebuah wilayah utamanya desa, pun harus dituntut mengalami perubahan dalam hal pemberdayaannya, baik dari segi pemanfaatan sumber dayanya maupun perkembangan teknologi yang kian hari berkembang pesat. Seoalah-olah tiap ide yang ditularkan tidak ada hentinya.

Di Indonesia masih banyak tingkat ketertinggalan dari sebuah desa yang mengusung basis teknologi sebagai pemanfaatanya, Internet dan Sinyal bahkan masih dianggap tabu untuk beberapa daerah terpencil dan tertinggal, bahkan aliran listrik di beberapa daerah tertinggal lain di Indonesia 100% tidak semua sudah terang benderang dialiri oleh tenaga listrik. Jelas, sebagai sebuah penduduk Indonesia kedepannya upaya ini tentu sudah dicanangkan oleh pemerintah bahwa di tahun 2019, selurh daerah tertinggal di Indonesia sudah teraliri oleh listrik.

Kembali ke topik awal pembahasan, Teknologi untuk saat ini tidak bias lepas dari tiga peran tentunya. Yakni Hardware, Software dan Brainware. Hardware dan software sebuah desa tentunya tidak boleh terlepas oleh brainware, yakni otak pemegang teknologi itu, dan otak pemegang teknologi itu yaitu manusia itu sendiri. Tentunya yang perlu kita pikir sejenak saja di desa, seberepa orang yang sadar bahwa pentingnya penggunaan jaringan teknologi dan internet di sebuah desa mampu menggerakan segala aspek yang bersifat “menghidupkan desa??”. Sekali lagi itu tergantung peran sumber dayanya. Saya harap Desa Kemirian memiliki kesadaran pada hal ini.

 

Penulis: Guntur Prasetyo

Berikan Komentar Anda?

Berikan komentar

Lewat ke baris perkakas