Email: desakemirian07@gmail.com

To Infinity and Beyond #SmartVillage and Official  Website from the Another Blog

Proses Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Desa Kemirian, Rumit dan bertenggat waktu


Terkadang belum adanya jaminan kepastian hukum atast anah yang ditempati atau yang diakui dapat memicu terjadinya persengketaan yang berujung konflik. Beberapa diantaranya terjadi anatar pihak rakyat, pemerintah maupun pemilik badan usaha. Untuk itu, diperlukannya tanda bukti berupa sertifikat atas tanah yang dimiliki, mirip program pemerintah yang digencar-gencarkan bapak presiden saat ini.

Di Desa Kemirian sendiri, terdaftar sebanyak kurang lebih 3000an hak milik yang berasal dari luar desa maupun dari desa kemirian sendiri, dengan digolongkan kepada penerima hak milik tertentu misalnya untuk golongan K1 dan K3, Proses PTSL sendiri merupakan program serentak di seluruh kabupaten di Indonesia tentang pemetaanya nah sebagai jaminan kepastian hukum atas tanah yang dimiliki masyarakat.

Prosesnya rumit, terkadang di Desa sendiri, mengalami banyak kendala dalam proses pengajuan dibantu oleh pihak perangkat desa dan pihak pertanahan pemkab, diakui Pak Hosni sebut saja namanya, banyak hal dan kendala dalam Back up data dan minimnya proses Komputerisasi yang terjadi di Desa, salah satunya selain berkas kurang lengkap, Tidak adanya Bukti PembayaranPajak, tidak ditemukannya Nomor Identifikasi Bidang (NIB) membuat proses PTSL berjalan sedikit lambat, pentingnya kordinasi antara pihak PTSL, Perangkat desa, dan Masyarakat sebenarnya untuk mengatasi hal tersebut.

 

Penulis: Guntur Prasetyo

Berikan Komentar Anda?

Berikan komentar

Lewat ke baris perkakas